بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Memilih sekolah untuk putra-putri tercinta diibaratkan memilih rumah kedua bagi mereka. Banyak hal yang harus diperhatikan orangtua sebelum memutuskan pilihannya. Berikut ini kami sampaikan beberapa tips memilih sekolah terbaik Memilih sekolah untuk putra-putri tercinta diibaratkan memilih rumah kedua bagi mereka. Banyak hal yang harus diperhatikan orangtua sebelum memutuskan pilihannya.
Bagi sebagian Orang Tua, memilih sekolah ideal untuk buah hati bukanlah perkara mudah. Banyak sekali pertimbangan yang dilakukan untuk memasukkan anak ke sekolah ideal. Namun, tak jarang orang tua lupa, apa yang disebut sekolah ideal itu sendiri. Sejatinya, tidak ada sekolah yang ideal. Sekolah manapun memiliki kelebihan dan kekurangan yang senantiasa berbenturan dengan keinginan dan kemauan anak ataupun orangtua, Setiap sekolah memiliki ciri tersendiri, memiliki kekhasan dalam pola ajar dan penerapan ketentuan sekolah.
1.Visi dan misi
menjadikan siswa siap menghadapi tantangan zaman dan mempunyai akhlak yang mulia Sekolah yang baik adalah sekolah yang memiliki visi-misi pendidikan Islam yaitu: membentuk kepribadian Islam; menanamkan tsaqafahi, slamiyah; memberikan bekal pengua-saan sains dan teknologi yang diperlukan dalam mengurusi kehidupan, menyediakan lingkungan bagi pengembangan diri siswa dalam rangka menjadi pengemban dakwah dan generasi pemimpin umat (lil muttaqina imama). Sekolah harus menjadikan siswa siap menghadapi tantangan zaman dan menjadi mutiara Islam di tengah gempuran budaya Barat.
2. Kurikulum
Kurikulum dinilai penting karena keterkaitannya dengan kecapakapan anak dalam menguasai bidang pendidikan. Orangtua sebaiknya menelaah apakah kurikulum yang diterapkan tidak hanya terbatas pada kemampuan akademis semata.
Namun juga mengedepankan keterampilan dan pengembangan karakter yang kuat, diantaranya dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis anak serta kecapakan memecahkan masalah, keterampilan kepemimpinan, berkomunikasi dan mengutarakan pendapat secara aktif.
Manajemen sekolah
Mempunyai program-program yang menunjang kemajuan anak siswanya menjadi siswa siap menghadapi tantangan zaman dan mempunyai akhlak yang mulia Sekolah yang baik memiliki manajemen yang baik dalam proses kegiatanpembelajaran di kelas, pelaksanaan dan pengawasan tata tertib yang baik, standar keberhasilan yang terukur, kegiatan esktrakurikuler keagamaan dan umum yang menunjang keterampilan para anak didik.
3. Guru mempunyai perencanaan pembelajaran
Sekolah yang baik juga bisa dilihat dari kualitas guru-gurunya. Dimana sanga guru harus terorganisasi dengan baik, terstruktur dengan jelas dan mempunyai target yang jelas. Selain itu, guru juga sebaiknya mengkomunikasikan pembelajaran pada siswa dan adanya fleksibilitas sesuai dengan kondisi siswa.
4. Monitoring
Sekolah melakukan monitoring dan evaluasi secara terprogram dan berdampak terhadap perbaikan sekolah. Sekolah yang baik juga harus melakukan monitoring kemajuan siswa setiap saat. Juga harus ada evaluasi kemajuan sekolah secara berkelanjutan.
5. Hak dan kewajiban siswa dipahami dan dilaksanakan dengan baik di sekolah
Sekolah yang baik juga harus ada keseimbangan antara hak dan kewajiban. Hak dan kewajiban siswa dipahami dan dilaksanakan dengan baik di sekolah. Sehingga percaya diri siswa muncul. Selain itu, siswa diberi peran dan tanggung jawab, juga diberi kesempatan untuk mengontrol peran dan tanggung jawab mereka sendiri
6. Kemitraan antara sekolah dengan rumah tangga atau orangtua
Sekolah yang baik juga harus melibatkan orang tua. Pelibatan orangtua dalam program-program anak di sekolah dan pelibatan orangtua dalam program-program anak di rumah.
7. Fleksibilitas
Kebutuhan pendidikan serta kecerdasan yang dimiliki setiap anak berbeda-beda. Butuh perlakukan yang tepat terhadap anak dalam memenuhi kebutuhan pendidikan tersebut. Dalam hal ini, orangtua perlu mempertimbangkan apakah perjalanan pendidikan tersebut memberikan arahan yang tepat terhadap masa depan anak berdasarkan minat dan bakat mereka.
8. Manajemen sekolah
Mempunyai program-program yang menunjang kemajuan anak siswanya menjadi siswa siap menghadapi tantangan zaman dan mempunyai akhlak yang mulia Sekolah yang baik memiliki manajemen yang baik dalam proses kegiatanpembelajaran di kelas, pelaksanaan dan pengawasan tata tertib yang baik, standar keberhasilan yang terukur, kegiatan esktrakurikuler keagamaan dan umum yang menunjang keterampilan para anak didik.
9. Sumberdaya manusia yang profesional
Adalah orang-orang yang memiliki kafa’ah (kemampuan, kapabilitas), himmah (etos kerja) dan sikap amanah (tanggung jawab).
Profesionalisme SDM sekolah sangat menentukan keberhasilan proses belajar-mengajar di sekolah. SDM yang profesional adalah orang-orang yang memiliki kafa’ah (kemampuan, kapabilitas), himmah (etos kerja) dan sikap amanah(tanggung jawab).
SDM yang dimaksud adalah semua orang yang terlibat dalam kegiatan di sekolah mulai dari kepala sekolah, guru, staf administrasi,
sopir jemputan, sampai tenaga kebersihan dan penjaga sekolah. Mereka adalah orang-orang yang akan berinteraksi dengan anak sehingga merupakan salah satu komponen lingkungan yang akan mempengaruhi perkembangan dan pendidikan anak. Baik-buruknya ucapan dan perilaku mereka akan menjadi contoh hidup bagianak-anak. Di antara SDM tersebut yang paling banyak dan sering berhubungan dengan anak adalah guru. Karena itu, selain harus berkepribadian Islam, guru haruslah memiliki ghirah keislaman dan ideologis.
10. Tata tertib yang selalu diimplikasikan dalam sehari-hari.
Disiplin adalah salah satu aspek penting yang menunjukkan sekolah mempunyaikegiatan belajar-mengajar (KBM) yang baik dan berkualitas. Sebaik apapun visi-misiyang sudah ditetapkan, selengkap apapun kurikulum yang sudah diadopsi sekolah,atau sekalipun sekolah tersebut didukung oleh SDM yang profesional, apabila disiplinsekolah tidak dilaksanakan secara optimal, maka sekolah tersebut tidak akan mampumenghantarkan anak-anak didiknya ke gerbang kesuksesan.
11. Lingkungan sekolah yang aman, nyaman dan menunjang pembelajaran.
Lingkungan sekolah yang baik adalah kondisi yang aman dan nyaman bagi KegiatanBelajar Mengajar (KBM). Sekolah yang nyaman adalah tempat yang jauh darikegaduhan dan hiruk-pikuk; bebas dari makanan yang tidak halal dan tidak sehat;terhindar dari tindak kekerasan dan intimidasi. Suasana itu pun haruslah memacukreativitas dan inovasi siswa dalam nuansa yang penuh kasih sayang dan rasatanggung jawab.
12. Sinergi Orangtua dan Sekolah
Sekolah yang baik akan senantiasa memberitahukan perkembangan anak di sekolahsecara kontinyu dan berkala kepada pihak orangtua.
Orangtua yang bertanggung jawab juga harus pro aktif mencari informasi dari pihak sekolah tentang keadaan anak. Sinergi yang baik akan menjauhkan sikap saling mengandalkan atau melimpahkan tanggung jawab kepada pihak lain, juga akan menghindarkan kondisi saling menyalahkan ketika terjadi kasus yang tidak dikehendaki.
Jika ada masalah pada anak maka akan segeradikomunikasikan oleh pihak orangtua ke sekolah dan sebaliknya sehingga masalah akansegera ada jalan keluarnya dan tidak berlarut-larut.
Dalam kondisi yang jauh dari sistem Islam seperti yang sedang terjadi dewasa ini,kadang orangtua dihadapkan pada beberapa kendala sehingga tidak dapat memperolehsekolah seperti itu. Pada saat seperti ini orangtua harus kembali pada pemahaman awaltentang proses pendidikan yang integral antara pihak orangtua, sekolah dan lingkungan.Ketika sekolah dan lingkungan sangat jauh dari kriteria yang ideal maka konsekuensinyaorangtua harus siap mem-back up; menyempurnakan yang kurang; mengganti dan menghilangkan yang salah; dan mengokohkan yang benar. Tentu kondisi ini sangat berat, terutama bagi orangtua yang memiliki kegiatan lain yang sama-sama penting bahkan boleh jadi sama-sama wajib seperti aktivitas mengemban dakwah Islam. Rasaberat ini tentu bukan alasan untuk melakukan pengabaian salah satu kewajiban atau menjalankannya dengan tidak optimal. Tidak ada pilihan dalam pekerjaan yang sama-sama wajib. Semuanya harus dilaksanakan sebaik mungkin.Sungguh, beban berat ini semestinya semakin menyadarkan kita semua, bahwa tidak mungkin mewujudkan pendidikan yang ideal dalam sistem yang salah. Yang ideal pastinya hanya ada dalam sistem pendidikan Islam yang diperuntukkan bagi kebaikan hidup peradaban manusia di dunia. Tanpa sistem pendidikan Islam dalam system Khilafah kebangkitan umat hanya semu belaka. Keadaan ini pun tidak akan menyurutkan keyakinan dan optimisme kita dalam mendidik anak. Yang sangat penting adalah kondisi sekarang harusnya mendorong kita untuk semakin sungguh-sungguh dalam perjuangan untuk mengembalikan sistem Khilafah yang akan mewujudkan pendidikan ideal.
DESTI PUTRI EKASARI S.Psi
